Piply Logo
Piply
study-tips

Mengapa Otakmu Membenci Belajar (Dan Mengapa Itu Kabar Baik)

Mengapa Otakmu Membenci Belajar (Dan Mengapa Itu Kabar Baik)

Mengapa Otakmu Membenci Belajar (Dan Mengapa Itu Kabar Baik)

Kamu membaca bab itu dua kali. Mungkin tiga kali.

Kamu menyoroti cukup banyak bagian hingga halaman itu terlihat berguna. Kamu merasa produktif. Lalu ujian menanyakan pertanyaan normal dengan cara yang sedikit tidak familiar, dan semuanya jadi kacau.

Momen itu menjengkelkan karena kamu memang menghabiskan waktu. Kamu tidak berpura-pura.

Masalahnya adalah waktu yang dihabiskan untuk melihat informasi tidak selalu menjadi ingatan.

Ilusi Kompetensi

Membaca ulang menciptakan kefasihan. Kata-kata terasa lebih mudah pada kali kedua, jadi otakmu menyebutnya belajar.

Terkadang memang begitu. Seringkali itu adalah pengenalan.

Pengenalan adalah apa yang terjadi ketika jawabannya sudah ada di dekatmu. Mengingat adalah apa yang terjadi ketika kamu harus mengeluarkan jawaban itu sendiri. Ujian sebagian besar peduli pada yang kedua.

Mengingat aktif itu sederhana: tutup buku, ajukan pertanyaan, coba jawab sebelum melihat.

Rasanya lebih buruk daripada membaca. Itulah seluruh hal yang menjengkelkan.

Ketidaknyamanan Adalah Intinya

Kita terus mencoba membuat belajar terasa lancar. Catatan yang lebih baik, folder yang lebih rapi, dasbor yang lebih cantik, rencana Minggu yang sempurna yang runtuh pada hari Selasa.

Tapi penelitian memori terus menunjuk kembali pada usaha. Tindakan mengambil ingatan memperkuatnya. Perjuangan itu bukan tambahan. Itu adalah pekerjaannya.

Jadi, ketika kamu menatap kartu flash dan tidak bisa mendapatkan jawabannya, tunggu. Beri otakmu beberapa detik lagi sebelum kamu membaliknya.

Penundaan kecil itu penting.

Tiga Pergeseran yang Membantu

  1. Mulai dengan pertanyaan. Sebelum membuka catatanmu, tuliskan apa yang perlu kamu bisa jawab. Satu pertanyaan sudah cukup.
  2. Tunggu sebelum memeriksa. Jika kamu buntu, diamlah selama 20 atau 30 detik. Ketidaknyamanan itu tidak nyaman, bukan berbahaya.
  3. Jelaskan dengan suara keras. Jika kamu tidak bisa menjelaskan idenya dengan bahasa sederhana, kemungkinan besar kamu hanya mengenalinya.

Dan ya, ini lebih lambat pada awalnya.

Itulah mengapa siswa menghindarinya. Tinjauan pasif memberimu perasaan kemajuan segera. Mengingat aktif membuatmu mendapatkan perasaan itu nanti.

Di Mana Piply Cocok

Piply dibangun berdasarkan ide ini. Ini mengubah materi belajarmu menjadi pertanyaan, kartu flash, dan sesi sehingga kamu bisa menghabiskan lebih sedikit waktu mengatur pekerjaan dan lebih banyak waktu melakukan bagian yang penting.

Mesin bisa membantu dengan pengaturan.

Ia tidak bisa mengambil jawaban untukmu. Itu masih milikmu.

Apa yang Harus Dilakukan Selanjutnya

Pilih satu konsep dari catatan hari ini. Tutup semuanya. Jelaskan tanpa melihat.

Jika kamu kosong, tuliskan kekosongan itu. Itulah intinya.

Siap mencoba Piply?

Jadikan artikel ini kenyataan Anda. Mulai belajar lebih cepat hari ini.

Mulai gratis